Orang Terkaya
Elon MuskTSLAUS$937,40 miliar▼-0.58%Michael DellDELLUS$279,40 miliar▲+0.70%Larry PageGOOGLUS$278,60 miliar▼-0.45%Jeff BezosAMZNUS$274,80 miliar▲+0.89%Sergey BrinGOOGLUS$256,60 miliar▼-0.75%Mark ZuckerbergMETAUS$222,40 miliar▲+0.17%Larry EllisonORCLUS$192,90 miliar▼-0.83%Jensen HuangNVDAUS$184,40 miliar▲+1.43%Steve BallmerMSFTUS$156,10 miliar▼-0.90%Warren BuffettBRK.BUS$145,00 miliar▲+0.92%Amancio OrtegaITX.MCUS$141,90 miliar▼-0.87%Rob WaltonWMTUS$134,70 miliar▲+1.27%Jim WaltonWMTUS$130,60 miliar▼-1.43%Bernard ArnaultMC.PAUS$129,80 miliar▲+0.56%Alice WaltonWMTUS$120,40 miliar▼-1.73%Carlos SlimAMXUS$118,20 miliar▲+1.13%Bill GatesMSFTUS$115,80 miliar▼-0.60%Changpeng ZhaoBNBUS$115,00 miliar▲+1.47%Thomas PeterffyIBKRUS$106,10 miliar▼-0.54%Françoise BettencourtOR.PAUS$97,30 miliar▲+1.46%Mukesh AmbaniRELIANCE.NSUS$96,60 miliar▼-0.29%Michael BloombergPRIVATUS$95,00 miliar▲+0.51%Gautam AdaniADANIENSOL.NSUS$90,50 miliar▼-0.68%Zhang YimingPRIVATUS$85,00 miliar▲+1.17%Charles KochPRIVATUS$74,00 miliar▼-0.92%Elon MuskTSLAUS$937,40 miliar▲+0.58%Michael DellDELLUS$279,40 miliar▼-0.70%Larry PageGOOGLUS$278,60 miliar▲+0.45%Jeff BezosAMZNUS$274,80 miliar▼-0.89%Sergey BrinGOOGLUS$256,60 miliar▲+0.75%Mark ZuckerbergMETAUS$222,40 miliar▼-0.17%Larry EllisonORCLUS$192,90 miliar▲+0.83%Jensen HuangNVDAUS$184,40 miliar▼-1.43%Steve BallmerMSFTUS$156,10 miliar▲+0.90%Warren BuffettBRK.BUS$145,00 miliar▼-0.92%Amancio OrtegaITX.MCUS$141,90 miliar▲+0.87%Rob WaltonWMTUS$134,70 miliar▼-1.27%Jim WaltonWMTUS$130,60 miliar▲+1.43%Bernard ArnaultMC.PAUS$129,80 miliar▼-0.56%Alice WaltonWMTUS$120,40 miliar▲+1.73%Carlos SlimAMXUS$118,20 miliar▼-1.13%Bill GatesMSFTUS$115,80 miliar▲+0.60%Changpeng ZhaoBNBUS$115,00 miliar▼-1.47%Thomas PeterffyIBKRUS$106,10 miliar▲+0.54%Françoise BettencourtOR.PAUS$97,30 miliar▼-1.46%Mukesh AmbaniRELIANCE.NSUS$96,60 miliar▲+0.29%Michael BloombergPRIVATUS$95,00 miliar▼-0.51%Gautam AdaniADANIENSOL.NSUS$90,50 miliar▲+0.68%Zhang YimingPRIVATUS$85,00 miliar▼-1.17%Charles KochPRIVATUS$74,00 miliar▲+0.92%
Kembali
Sri Prakash Lohia
#99

Sri Prakash Lohia

Indorama Ventures

Kekayaan Real-Time
US$15,10 miliar
Peringkat
#99 Dunia
Umur
72 tahun
Industri
Petrokimia
Negara
IndonesiaIndonesia

Raja petrokimia Indonesia asal India — pendiri Indorama Ventures, produsen serat PET terbesar dunia yang berbasis di Bangkok.

“Fokus tanpa henti pada efisiensi skala global membuat produk industri Anda tak tertandingi di pasar.”
Sumber Kekayaan Utama
  • Indorama Ventures Public Co. Ltd. (Produsen Resin PET Botol Terbesar Dunia)
Aset & Investasi Lain
  • •Indorama Eleme Petrochemicals Ltd. (Nigeria)
  • •Koleksi Buku Kuno Bersejarah Bernilai Tinggi
  • •Portofolio Real Estate Mayfair London

📈 Pertumbuhan Kekayaan

12 Bulan (Simulasi)

Kalkulator Perbandingan Gaji

Berapa lama waktu menabung 100% dari gajimu untuk menyamai kekayaan Sri Prakash Lohia?

Ruang Iklan Sponsor
Slot Banner Persegi (300x250 / 336x280)

📖 Kisah Sukses & Analisis Bisnis Sri Prakash Lohia

1. Titik Balik & Permulaan Ambisi

Keberhasilan Sri Prakash Lohia tidak terjadi dalam semalam. Mengawali kiprahnya dari sektor Petrokimia, ia dikenal memiliki kegigihan luar biasa dalam melihat celah pasar sebelum kompetitor lain menyadarinya. Disiplin finansial yang ketat serta keberanian mengambil risiko terukur menjadi katalis utama yang melipatgandakan nilai perusahaannya hingga menembus jajaran elit dunia.

2. Gurita Perusahaan & Kekuatan Monopoli

Lewat bendera utama Indorama Ventures, Sri Prakash Lohia membangun benteng pertahanan bisnis (economic moat) yang sangat kokoh. Di era modern ini, diversifikasi portofolio dan ekspansi agresif menjadikannya bukan sekadar pemilik modal, melainkan tokoh kunci yang memengaruhi rantai pasok global dan ribuan lapangan kerja di Indonesia dan mancanegara.

3. Pelajaran Finansial & Filosofi Hidup

Kisah perjalanan Sri Prakash Lohia menegaskan bahwa akumulasi kekayaan jangka panjang adalah hasil dari konsistensi, inovasi tanpa henti, dan kemampuan bangkit dari kegagalan. Filosofi ini membuktikan mengapa namanya konsisten bertahan di puncak piramida miliarder global dari tahun ke tahun.

⏳ Timeline Perjalanan Karir

1
1952
Lahir di Kolkata, India.
2
1976
Pindah ke Indonesia mendirikan pabrik benang.
3
1994
Mendirikan Indorama Ventures.
Ruang Iklan Sponsor (Footer Billboard)
Leaderboard Banner (728x90 / Responsive Billboard)