Orang Terkaya
Elon MuskTSLAUS$740,90 miliar▼-1.13%Rob WaltonWMTUS$438,60 miliar▲+0.67%Jim WaltonWMTUS$424,40 miliar▼-0.82%Carlos SlimAMXUS$401,90 miliar▲+0.98%Alice WaltonWMTUS$390,80 miliar▼-1.12%Françoise BettencourtOR.PAUS$240,30 miliar▲+1.13%Amancio OrtegaITX.MCUS$200,60 miliar▼-1.27%David ThomsonTRIUS$194,00 miliar▲+1.43%Zhong Shanshan9633.HKUS$160,20 miliar▼-1.03%Bernard ArnaultMC.PAUS$158,10 miliar▲+1.73%Stephen SchwarzmanBXUS$145,70 miliar▼-1.13%Warren BuffettBRK.BUS$145,00 miliar▲+0.46%Lei Jun1810.HKUS$139,10 miliar▼-1.43%Jeff BezosAMZNUS$135,30 miliar▲+1.57%Steve BallmerMSFTUS$128,70 miliar▼-1.73%Phil KnightNKEUS$122,10 miliar▲+1.13%Changpeng ZhaoBNBUS$115,00 miliar▼-1.32%Mukesh AmbaniRELIANCE.NSUS$105,60 miliar▲+0.39%Bill GatesMSFTUS$95,20 miliar▼-1.57%Michael BloombergPRIVATUS$95,00 miliar▲+0.96%Zhang YimingPRIVATUS$85,00 miliar▼-0.72%Christy WaltonWMTUS$79,70 miliar▲+0.67%Tadashi Yanai9983.TUS$79,70 miliar▼-1.43%Gautam AdaniADANIENSOL.NSUS$76,90 miliar▲+1.57%Susanne KlattenBMW.DEUS$76,80 miliar▼-1.73%Elon MuskTSLAUS$740,90 miliar▲+1.13%Rob WaltonWMTUS$438,60 miliar▼-0.67%Jim WaltonWMTUS$424,40 miliar▲+0.82%Carlos SlimAMXUS$401,90 miliar▼-0.98%Alice WaltonWMTUS$390,80 miliar▲+1.12%Françoise BettencourtOR.PAUS$240,30 miliar▼-1.13%Amancio OrtegaITX.MCUS$200,60 miliar▲+1.27%David ThomsonTRIUS$194,00 miliar▼-1.43%Zhong Shanshan9633.HKUS$160,20 miliar▲+1.03%Bernard ArnaultMC.PAUS$158,10 miliar▼-1.73%Stephen SchwarzmanBXUS$145,70 miliar▲+1.13%Warren BuffettBRK.BUS$145,00 miliar▼-0.46%Lei Jun1810.HKUS$139,10 miliar▲+1.43%Jeff BezosAMZNUS$135,30 miliar▼-1.57%Steve BallmerMSFTUS$128,70 miliar▲+1.73%Phil KnightNKEUS$122,10 miliar▼-1.13%Changpeng ZhaoBNBUS$115,00 miliar▲+1.32%Mukesh AmbaniRELIANCE.NSUS$105,60 miliar▼-0.39%Bill GatesMSFTUS$95,20 miliar▲+1.57%Michael BloombergPRIVATUS$95,00 miliar▼-0.96%Zhang YimingPRIVATUS$85,00 miliar▲+0.72%Christy WaltonWMTUS$79,70 miliar▼-0.67%Tadashi Yanai9983.TUS$79,70 miliar▲+1.43%Gautam AdaniADANIENSOL.NSUS$76,90 miliar▼-1.57%Susanne KlattenBMW.DEUS$76,80 miliar▲+1.73%
-US$1.4 Miliar (-Rp 22,1 Triliun)27 Oktober 20263 menit

Fluktuasi Portofolio: Harta Gautam Adani Terkoreksi Rp 22,1 Triliun Menyusul Tekanan Bursa

Tim Redaksi OrangTerkaya
Infografis analisis pergerakan kekayaan Gautam Adani - OrangTerkaya.com
🔍Ketuk gambar untuk melihat versi layar penuh (HD)📥 Unduh SVG HD

Panggung pasar modal kembali mencatatkan dinamika signifikan pada portofolio para konglomerat dunia. Hari ini, kekayaan bersih Gautam Adani (Adani Group) tercatat mengalami pelemahan sebesar US$1,4 miliar atau setara dengan sekitar Rp 22,1 Triliun.

Pergerakan ini mencerminkan dinamika volatilitas harga saham ADANIENSOL.NS di bursa serta penyesuaian sentimen pasar terhadap sektor Infrastruktur & Energi.

Mengamati Perubahan Portofolio Gautam Adani

Sebagai figur kunci di balik raksasa bisnis Adani Group, sebagian besar estimasi kekayaan Gautam Adani berakar dari kepemilikan saham serta ekuitas bisnis strategisnya. Fluktuasi persentase harian sebesar 2.1% di pasar secara otomatis menggeser nilai kapitalisasi pundi-pundinya hingga puluhan triliun rupiah.

Saat ini, total estimasi kekayaan Gautam Adani berada di kisaran US$64,4 miliar, menjadikannya salah satu sosok paling berpengaruh di industri Infrastruktur & Energi global maupun regional.

Sentimen Industri dan Prospek Mendatang

Para pelaku pasar mencatat bahwa tren industri Infrastruktur & Energi sedang dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi, suku bunga acuan, dan persaingan inovasi teknologi. Meskipun pergerakan harian kerap fluktuatif, komitmen ekspansi jangka panjang Adani Group tetap menjadi sorotan utama para analis investasi.

✦ Simulasi Arus Kas Otonom

Mesin Dividen: Berapa Kas Masuk Saat Gautam Adani Tertidur?

Yield ~2.1%

Warren Buffett pernah berkata, “Jika Anda tidak menemukan cara menghasilkan uang saat Anda tidur, Anda akan bekerja sampai Anda meninggal.” Dengan asumsi dividen tunai tahunan rata-rata 2,1%, berikut perkiraan arus kas pasif yang terus mengalir ke rekening Gautam Adani:

Tidur Pulas Selama 8 Jam Tadi Malam
Passive Inflow
Rp 23,3 Miliar

Tanpa membuka laptop, menghadiri rapat, atau mengangkat telepon, portofolio aset konglomerat mengalirkan kas pasif sebesar angka di atas setiap 8 jam waktu tidur.

Per Menit (60 Detik)
Rp 48,5 Juta
Setara upah bulanan staf baru tiap 60 detik
Per Jam Nonstop
Rp 2,91 Miliar
Setara harga 1 unit mobil baru tiap jam
Per Hari (24 Jam)
Rp 69,91 Miliar
Arus kas bruto harian dari dividen emiten
*Asumsi dividend yield moderat emiten blue-chip 2,1% p.a.Lihat Saham & Portofolio

Catatan Realitas untuk Pekerja

Sebagai visualisasi betapa besarnya angka pergerakan harian sebesar Rp 22,1 Triliun: angka ini setara dengan ratusan ribu kali gaji rata-rata tahunan pekerja formal di Indonesia. Hal ini kembali memperlihatkan besarnya jurang efek pengganda (wealth multiplier effect) dari kepemilikan aset ekuitas pasar modal dibandingkan pendapatan upah konvensional.

--- Catatan: Estimasi kekayaan diperbarui secara otomatis berdasarkan data bursa saham dunia dan kurs pasar modal terkini melalui algoritma OrangTerkaya.com.

Laporan Pasar Lainnya